BATANG HARI — RADAR99NEWS.COM — Tidak cukup hanya berbicara tentang kepedulian. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang Hari, H. Amir Hamzah, S.E., M.Si., menunjukkan keberpihakan nyata kepada kemanusiaan dengan turun langsung mengikuti aksi donor darah, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Di tengah momentum peringatan institusi penegak hukum itu, aksi donor darah menjadi pesan kuat bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan yang memberikan manfaat langsung.

Kehadiran jajaran Diskominfo Batang Hari sekaligus memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan dalam menghadirkan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Amir Hamzah menegaskan, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki arti besar bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup.

“Setetes darah yang kita donorkan hari ini adalah napas baru dan harapan hidup bagi saudara-saudara kita. Aksi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud kepedulian sosial yang mendalam dari kita untuk sesama,” ujar Amir Hamzah.

Pesan kemanusiaan dari kegiatan tersebut sangat jelas: ketika ada kesempatan untuk menyelamatkan nyawa, kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan.

Donor darah bukan hanya membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi fasilitas kesehatan, tetapi juga mengajak ASN dan masyarakat untuk membangun kesadaran hidup sehat serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam peringatan Hari Lahir Adhyaksa ke-81 tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dapat melahirkan gerakan sosial yang nyata.

Bagi Kabupaten Batang Hari, semangat tersebut sejalan dengan nilai Batang Hari SuPer TANGGUH, membangun daerah bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan memperkuat kepedulian, solidaritas, dan keberanian untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Karena satu kantong darah mungkin hanya membutuhkan beberapa menit untuk diberikan, tetapi bagi seorang pasien, darah itu bisa menjadi kesempatan kedua untuk hidup.

Tim Redaksi : RADAR99NEWS.COM