BATANG HARI — RADAR99NEWS.COM — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang semakin tebal dan pekat, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Batang Hari membagikan sebanyak 100 masker kepada para pengendara yang melintasi persimpangan BBC, Sabtu (10/10/2026).

Aksi sosial tersebut merupakan wujud keprihatinan mahasiswa terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini mengganggu aktivitas masyarakat di Kabupaten Batang Hari.

Koordinator Lapangan (Korlap) kegiatan menyampaikan bahwa pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian PMII Cabang Batang Hari terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat yang harus tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.

“Ini adalah bentuk keprihatinan kami sebagai mahasiswa, khususnya PMII Cabang Batang Hari, atas musibah kabut asap yang semakin hari semakin tebal dan pekat. Semoga dengan pembagian masker ini dapat membantu melindungi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah segera menemukan solusi konkret untuk mengatasi persoalan karhutla yang terus menimbulkan dampak bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, perlu ada penanganan dan penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti sengaja membakar lahan, baik perorangan maupun perusahaan, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami berharap siapa pun yang terbukti sengaja membakar lahan untuk kepentingan pembukaan atau penanaman kembali dapat ditindak tegas. Jika ada perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran lahan, penegakan hukum juga harus dilakukan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kabut asap tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga mengganggu berbagai aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kegiatan perekonomian, menghambat proses pembelajaran, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

PMII Cabang Batang Hari juga mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya warga Batang Hari, apabila harus beraktivitas di luar rumah agar tidak lupa menggunakan masker. Mari kita jaga kesehatan diri dan keluarga serta menjaga lingkungan agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan, baik yang disengaja maupun akibat kelalaian,” tambahnya.

Selain menyampaikan imbauan kepada masyarakat, PMII Cabang Batang Hari meminta pemerintah daerah dan instansi terkait agar segera mengambil langkah nyata dalam menangani karhutla serta mengurangi dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat.

PMII menilai persoalan ini membutuhkan perhatian serius dan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Sebagai bagian dari elemen mahasiswa, PMII Cabang Batang Hari menyatakan kesiapannya untuk turut berkontribusi melalui ide, gagasan, dan masukan konstruktif dalam upaya mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat luas.

“Kami mahasiswa, khususnya PMII, siap memberikan ide dan gagasan untuk membantu mencari solusi terbaik. Mari terus berjuang dan berbuat yang terbaik untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Salam Pergerakan!

Penulis : Mhd. Wildan