KH. Buya Margutin Al Manshuri, M.Pd
Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Jambi
Atas nama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Jambi dan seluruh keluarga besar pondok pesantren, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Batang Hari atas kepedulian dan perhatian yang begitu besar terhadap dunia pesantren.
Kami memberikan penghargaan khusus atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Batang Hari yang telah menyalurkan Dana Hibah kepada beberapa Pondok Pesantren, masing-masing sebesar Rp400 juta, dalam rangka mendukung dan memperkuat kemandirian serta ekonomi pondok pesantren.
Bagi kami, bantuan ini bukan sekadar persoalan nominal. Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membersamai pesantren. Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu dan membentuk akhlak generasi bangsa, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi produktif, kewirausahaan, pertanian, peternakan, koperasi, dan berbagai unit usaha lainnya.
Dengan dukungan tersebut, kami berharap pesantren semakin mampu berdiri di atas kaki sendiri, membangun kemandirian ekonomi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi santri dan masyarakat.
HARAPAN UNTUK GUBERNUR DAN SELURUH KEPALA DAERAH SE-PROVINSI JAMBI
Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan harapan kepada Bapak Gubernur Jambi beserta seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, kiranya langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Batang Hari dapat menjadi inspirasi dan motivasi bersama dalam memperkuat perhatian terhadap pondok pesantren di daerah masing-masing.
Kami memahami bahwa saat ini pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan, termasuk kebijakan efisiensi anggaran. Namun kami percaya bahwa dalam keterbatasan sekalipun, selalu ada ruang untuk menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan umat dan masyarakat.
Kami tidak berharap pesantren hanya dipandang sebagai penerima bantuan. Kami berharap pesantren dilihat sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia, membentuk karakter generasi muda, menguatkan ekonomi masyarakat, serta menjaga nilai-nilai agama dan kebangsaan.
Jika pesantren mendapatkan perhatian dan ruang untuk berkembang, maka yang dibangun bukan hanya pesantren, tetapi juga masa depan generasi dan kemandirian masyarakat Jambi.
Kami berharap Pemerintah Provinsi Jambi dan seluruh pemerintah kabupaten/kota dapat terus membuka ruang sinergi dengan pondok pesantren, baik melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, pelatihan keterampilan, pengembangan usaha produktif, maupun program-program lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Batang Hari telah memberikan sebuah teladan bahwa di tengah kondisi efisiensi, perhatian kepada pesantren tetap dapat diwujudkan melalui kebijakan yang tepat, terukur, dan bermanfaat.
Semoga semangat ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Provinsi Jambi.
Sebagaimana firman Allah SWT:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan ketakwaan.”(QS. Al-Mā’idah: 2)
Kami percaya, ketika pemerintah dan pesantren berjalan bersama, maka akan lahir kekuatan besar untuk membangun umat dan daerah.
Pesantren kuat, Ekonomi umat kuat, masyarakat semakin mandiri.
Masyarakat mandiri, Jambi semakin maju dan bermartabat.
Atas nama FKPP Provinsi Jambi, sekali lagi kami menyampaikan: Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Batang Hari beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Batang Hari atas kepedulian dan komitmennya terhadap pondok pesantren.
Semoga bantuan tersebut menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi pemerintah dan masyarakat Batang Hari, serta menjadi inspirasi bagi seluruh kepala daerah di Provinsi Jambi.
Jambi, September 2026
KH. Buya Margutin Al Manshuri, M.Pd
Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Provinsi Jambi.







