PP Irsyadul ‘Ibad Batang Hari Gelar Pembaiatan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Radar99news.com, BATANG HARI — Pondok Pesantren (PP) Irsyadul ‘Ibad resmi menyambut santri baru Tahun Ajaran 2026/2027 melalui upacara serah terima dan pembaiatan. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di kompleks pesantren, Simpang Kubu Kandang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari.

Prosesi ini dihadiri oleh jajaran pendiri (muassis), pimpinan pondok, dewan asatidz, pengurus, serta seluruh orang tua dan wali santri.
Dalam prosesi inti, pembaiatan santri dipimpin langsung oleh Muassis PP Irsyadul ‘Ibad, Hj. Raden Roro Ayu Fatimah. Para santri mengucapkan sumpah setia yang memuat empat prinsip utama, yaitu ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya sesuai paham Ahlussunnah wal Jamaah, bersikap tawaduk kepada orang tua dan guru, menjaga disiplin serta nama baik pesantren, dan membangun solidaritas antarsesama santri.

Melalui baiat ini, para santri baru dinyatakan sah menjadi bagian dari keluarga besar PP Irsyadul ‘Ibad dan terikat pada seluruh tata tertib pesantren.
Sebelum prosesi pembaiatan, perwakilan wali santri, Subhan, secara simbolis menyerahkan pendidikan putra-putrinya sepenuhnya kepada pihak pengelola pesantren.
“Kami menyerahkan dan menitipkan anak-anak kami kepada Pondok Pesantren Irsyadul ‘Ibad. Kami yakin sepenuhnya di sini anak-anak akan mendapatkan pendidikan yang layak, bermutu, dan berlandaskan nilai-nilai kebaikan,” ujar Subhan.
Sementara itu, Pimpinan PP Irsyadul ‘Ibad, Gus Masjid Rouyani, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh para orang tua santri. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen pesantren untuk mendidik para santri dengan pendekatan yang humanis.

“Kepada anak-anak, ketahuilah bahwa di sini kami tidak sekadar menganggap kalian sebagai santri, melainkan kami sayangi persis seperti anak kandung kami sendiri. Kami akan berusaha sekuat tenaga mendidik, membimbing, dan membesarkan kalian dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab,” kata Gus Masjid.
Gus Masjid juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pesantren dan orang tua, salah satunya melalui untaian doa, agar para santri diberikan kelancaran dalam menuntut ilmu serta tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah.
Acara serah terima ini ditutup dengan pembacaan salawat nabi, doa bersama, dan sesi dokumentasi bersama.
***Raden Muttakin***







